Menampilkan data kinerja terverifikasi Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta.
PTA

MONEV AKIP

Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta
← Kembali ke dashboard · Indikator 3c

Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran

Efektivitas (75%) dan Efisiensi (25%).

Definisi Indikator

Kinerja Utama
Terwujudnya Manajemen Peradilan yang Transparan dan Profesional
Tipe perhitungan
KOMPOSIT_BOBOT Komposit berbobot — dijumlahkan dari beberapa sub-komponen.
Periodisitas
Triwulanan
Penanggung jawab
Sekretaris
Sumber data
Laporan Bulanan, Triwulan, Tahunan
Dasar hukum
Kebijakan perencanaan anggaran K/L
Catatan
  1. Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran: (a) Efektivitas dengan nilai 75% yang terdiri dari Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L (25%), Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I (25%), dan Agregasi Capaian RO Satker (30%); (b) Efisiensi 25% yaitu agregasi nilai efisiensi satker.
  2. Nilai kinerja perencanaan anggaran merupakan pengukuran kinerja tahun berjalan.

Kinerja Perencanaan Anggaran METODE UTAMA

belum ada data
Rumus perhitungan
(Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L × 25%) + (Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I × 25%) + (Agregasi Capaian RO Satker × 30%) + (Efisiensi Satker × 20%)
Total bobot: 100%
Target 2026
75
Realisasi
Capaian
Triwulan I 2026
Nilai 0,00 0,0%
klik untuk menutup/melihat rincian
Rincian Sub-komponen
Sub-komponen Bobot Nilai Kontribusi
Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Jan–Mar
25% 0 0,00
Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Jan–Mar
25% 0 0,00
Agregasi Capaian RO Satker
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Jan–Mar
30% 0 0,00
Efisiensi Satker
Mode: skor 0–100
Diukur dari agregasi nilai efisiensi satker sebesar 25%. Menilai bagaimana Satuan Kerja mengoptimalkan anggaran tanpa mengurangi kualitas capaian target. Catatan: bobot internal (25%+25%+30%=80%) merupakan representasi saat ditarik ke level makro K/L; secara akumulasi akhir porsi Efektivitas tetap dibatasi maksimal 75% dari seluruh Nilai Kinerja Anggaran.
20%
Nilai TW I 0,00 0,0%
Bukti Dukung per Bulan — Januari, Februari, Maret
Komponen Bobot Januari Februari Maret Nilai
Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L 25% 0
Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I 25% 0
Agregasi Capaian RO Satker 30% 0
Triwulan II 2026
Nilai 0,00 0,0%
klik untuk menutup/melihat rincian
Rincian Sub-komponen
Sub-komponen Bobot Nilai Kontribusi
Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Apr–Jun
25% 0 0,00
Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Apr–Jun
25% 0 0,00
Agregasi Capaian RO Satker
Mode: kelengkapan laporan bulanan (3/3 → 100)
dari Apr–Jun
30% 0 0,00
Efisiensi Satker
Mode: skor 0–100
Diukur dari agregasi nilai efisiensi satker sebesar 25%. Menilai bagaimana Satuan Kerja mengoptimalkan anggaran tanpa mengurangi kualitas capaian target. Catatan: bobot internal (25%+25%+30%=80%) merupakan representasi saat ditarik ke level makro K/L; secara akumulasi akhir porsi Efektivitas tetap dibatasi maksimal 75% dari seluruh Nilai Kinerja Anggaran.
20%
Nilai TW II 0,00 0,0%
Bukti Dukung per Bulan — April, Mei, Juni
Komponen Bobot April Mei Juni Nilai
Capaian Indikator Sasaran Strategis K/L 25% 0
Agregasi Capaian IKP Unit Eselon I 25% 0
Agregasi Capaian RO Satker 30% 0
Tombol 🔗 Lihat = bukti dukung tersedia. Klik untuk membuka sumber daring. Komponen berbasis laporan bulanan bernilai 100 hanya bila ketiga bulan lengkap; bila kurang, nilai 0. Tahun 2026 baru berjalan sampai Triwulan II (Juni).
Laporan Tahunan — Tren Nilai per Triwulan
69 79 89 98 108 Target 75 TWI 100 TWII 81 TWIII TWIV